Selasa, 27 November 2012
Senin, 26 November 2012
Lirik lagu "Semua Untuknya-Haddad Alwi"
Ku buka mata ini pandangi
Mentari pagi alhamdulillah
Ku mulai langkahkan kaki ini
Mengarungi bumi dan bismillah
Nikmati indah karunia-Nya
Alam semesta ini milik-Nya
Semuakan kembali kepada-Nya
Reff:
Innasholati wanusuki
Wama yahya wama mati
Innasholati wanusuki
Wama yahya wama mati
Lillahirrobil'alamin
Ku buka mata ini pandangi
Mentari pagi alhamdulillah
Ku pejamkan mata lelap sepi
Berharap bunga mimpi alhamdulillah
Nikmati indah karunia-Nya
Alamsemesta ini milik-Nya
Semuakan kembali kepada-Nya
Reff:
Sama dengan reff di atas
Reff:
Sama dengan reff di atas
Jumat, 23 November 2012
Αℓαм Ѕємєѕтα ιиι Ραѕтι Αкαи Кємвαℓι Кєρα∂α-иуα
Seperti lagu Haddad Alwi Yang berjudul "ѕємυα υитυкиуα" disyairnya Ada sebuah kalimat pernyataan tentang alam semesta ini.
Makna dari sebuah/sepucuk syair Dr Lagu berjudul "ѕємυα υитυкиуα" yg sebuah kalimat pernyataan itu yaitu "alam semesta inil miliknya, semuakan kembali kepadanya..." maknanya yaitu pasti alam semesta ini hanya milik الله SWT. jdi kita harus mematuhi segala larangan الله.
Kamis, 22 November 2012
Rabu, 21 November 2012
Apakah Dunia ini Akan Hancur?
Di tahun baru Islam ini, malah banyak sekali kekerasan, pembantaian, penyerangan, dll.
Mengapa itu bisa terjadi? Karena keimanan umat islam itu ter goyah imannya, tergoyah hanya dengan hal-hal yang maksiat. Yang menyesatkan!
Jadi, kita kuatkanlah iman kita. Agar kita tak terjerumus ke hal-hal yang maksiat!
Selasa, 20 November 2012
Dia Tak Kan Berpaling Darimu
setelah bom terakhir menghantam rusukmu
masihkah engkau khusyuk dalam dzikirmu?
sebelum habis duka panjang yang kau rasakan
dunia berpaling dari tubuhmu yang penuh sayatan
dari goresan-goresan yang merata di setiap jengkal kulitmu
kau kabarkan lagi cerita-cerita tentang lukamu yang abadi
kemana kau akan bersembunyi
dari hujan peluru yang menghujam perutmu
kemana kau akan berlari
melindungi anak-anakmu yang terkapar bermandikan darah segar
meski dunia t'lah berpaling dari tubuhmu yang terkoyak
dan melupakan luluh lantahnya tanahmu yang berdebu
tetapi Dia yang tak pernah tidur
tak kan pernah memalingkan pandangan-Nya untuk menjagamu
dan, Ia sentuh kalbu kami, saudaraku
untuk tak henti mengulurkan tangan kepadamu